oleh

Migas Di Sapudi Sumenep Madura Menjadi Masalah Bagi Masyarakat Pulau Sapudi

Berandang- Madura merupakan salah satu daerah penghasil minyak bumi dan gas alam (migas) yang cukup besar di Indonesia.  Madura secara administratif terdiri dari 4 kabupaten, yaitu Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Dari ke-4 kabupaten tersebut, hanya Pamekasan yang tidak memiliki aktivitas terkait eksploitasi migas. Aktivitas migas di Madura semuanya berlokasi di lepas pantai (offshore) pada jarak 0-4 mil dan 4-12 mil terang Koordinator Wilayah JAPMA Jatim melalu telfon via WA (4/3/2019).

Menurut Hendy selaku Koordinator Jaringan Pemuda Madura (JAPMA) Wilayah Jawa Timur merasa sangat miris terhadap kondisi masyarakat di Pulau Sapudi yang terus dibodohi oleh para penguasa dan pemilik modal. Pulau yang berada di antara gugusan pulau-pulau di sebelah timur madura. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kabupaten Sumenep Jawa Timur menjadi tempat pengeboran migas yang sangat melimpah.

Namun Rendahnya SDM di pulau ini dan minimnya kepedulian pemudanya mengakibatkan pulau ini hanya menjadi tumbal dan modal para pemangku kebijakan serta hanya jadi barang dagangan politik belaka. Rakyat disana hanya bisa berfikir yang penting hidup karena yang mereka tau mereka tak mampu melawan penguasa. Mereka hanya fokus pada pekerjaannya sebagai tani dan nelayan. Tanpa mereka tau apa yang telah penguasa lakukan terhadap dirinya dan daerahnya yang sebentar lagi akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan ikan dan panen lahannya akibat pengeboran migas di perairan pulau sapudi lanjut hendy.

Masyarakat sapudi seolah dianggap sampah yang tidak ada artinya bagi penguasa sehingga mereka tidak tau apa-apa tentang pengeboran migas di areanya. Padahal banyak dampak negatif yang akan tercipta akibat pengeboran ini, baik dilaut bagi para nelayan dan di darat bagi para petani. Salah satu dampak negatif yang pasti dan jelas akan terjadi adalah :

  1. Terumbu karang banyak yang rusak sehingga tempat berkembang biak ikan akan semakin sedikit dan sulit
  2. Ikan-ikan jelas akan banyak yang mati
  3. Air laut akan tercemar
  4. Polusi udara jelas akan meningkat
  5. Suhu udara perlahan akan semakin panas
  6. Menurunnya permukaan bumi
  7. Kesehatan akan terganggu

Pembodohan ini sampai hari ini menjadi pertanyaan bagi kita yang mengenyam pendidikan tinggi. Kemana pemerintah Pusat. Kemana media lokal, wilayah dan nasional ? Bahkan sosialisasipun terkait dengan adanya penggalian migas ini tak muncul dipermukaan, bahkan bantuan yang kabarnya tiap tahun itu ada untuk nelayan dan masyarakat Pulau sapudi, kabarnya juga tidak sampai di tangan mereka. Seharusnya pulau kecil ini dilindungi dan disejahterakan bukan malah jadi bahan pembodohan. Jaminan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat Sapudi juga harus diperjelas.

Kami dari Jaringan Pemuda Madura (JAPMA) Wilayah Jawa Timur dengan tegas mengecam dan menuntut para pemangku kebijakan serta pimpinan pengusaha penggalian migas di pulau sapudi dengan :

  1. Perjelas jaminan kesehatan masyarakat pulau sapudi
  2. Perjelas jaminan kesejahteraan ekonomi masyarakat sapudi
  3. Perjelas atatus jaminan pekerjaan masyarakat sapudi tutup hendy selaku pimpinan JAPMA Jawa Timur

*(03)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *