Berandang.com- Pasca pandemi Covid-19 melanda, kunjungan wisatawan di Provinsi Bengkulu terus berkurang. Bahkan event tahunan yang digelar secara akbar harus terhenti pasca pandemi.
Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pariwisata melakukan kembali berpaya mengusuklan dua gelaran event ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) guna menarik kembali minat wisatawan berwisata ke Bengkulu pasca pandemi melandai tahun 2022 ini.
“Kami usulkan dua event daerah tahun ini, yakni event Festival Tabut dan Bencoolen Dhol Attraction. Kami harapkan masuk 100 calender of event Indonesia”, ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Provinsi Bengkulu Almidianto, Rabu (02/02/2022).
Sambungnya, pada tanggal 17 Februari kami akan presentasikan ke kementerian. “Namun untuk pelaksanaan dua event nasional ini belum dapat dipastikan bisa berlangsung, mengingat penyebaran pandemi Covid-19 masih berlangsung, meskipun saat ini sudah melandai”, terangnya.
Lanjutnya mengatakan, dibanding dua tahun sebelumnya, terdapat pengurangan penyelenggaraan event nasional. Selain penyebaran pandemi, hal ini lantaran adanya pemotongan anggaran penyelenggaraan event dari kementerian untuk penanganan Covid-19.
“Dua tahun belakangan, di Bengkulu event nasional sampai lima kali dilaksanakan. Setelah adanya pandemi, event nasional dihentikan sementara, bahkan event Tabut yang turun-temurun berlangsung setiap tahunnya juga ditiadakan,” jelasnya.
Dengan upaya kembali lagi menggelar event, diharapkan mampu kembali mendongkrak kunjungan wisatawan di Bengkulu. (Red/Adv)
Komentar